Syarat, Rukun dan Wajib Umroh

Diposting pada

Umroh Desember – Sebelum melaksanakan ibadah umroh ada baiknya untuk mengetahui lebih banyak berkenaan ibadah ini mengenai syarat, rukun dan perlu umroh. Saya kira banyak yang akan berangkat umroh mencari informasi berkenaan perihal ini. Blog inipun didedikasikan untuk memberi informasi lebih banyak dan lebih mengetahui terhadap permasalaha ini, semoga ibadah umroh yang akan kita melaksanakan mampu diterima oleh Alloh dan menjadi Umroh yang mabrur.

Berikut ini penjelasan berkenaan ketiganya.

I. Syarat Umroh:

1. Islam

ibadah umroh ini merupakan tidak benar satu ibadah didalam agama islam. Berumrohpun sesungguhnya bagi orang islam yang mampu, tetapi bagi orang non muslim tentu saja perihal ini tidak disyariatkan.

2. Berakal

Umroh disyariatkan bagi muslim yang berakal sehat. Tidak diperintahkan umroh bagi orang gila dan tidak sah umroh yang dilaksanakan oleh orang gila.

3. Istitaah

Istitaah berarti mempunyai kekuatan berasal dari segi fisik, biaya maupun keamanan.

4. Baligh

Telah capai usia Baligh adalah tidak benar satu rukun umroh. Oleh sebab itu anak kecil yang belum baligh tidak disyariatkan melaksanakan umroh.

5. Merdeka.

Bukan berasal dari tidak benar seorang berasal dari hambah sahaya (budak)  sebab ibadah umroh ini membutuhkan kala yang panjang yang dikahawatirkan kepentingan tuannya akan terbengkalai.

II. Rukun Umroh

1. ihram. Mengenakan pakaian ihram, bagi laki laki adalah terdiri berasal dari 2 lembar kain yang tidak berjahit. 1 helai melilit mulai pinggang hingga bawah lutut. sehelai kembali diselempangkan mulai berasal dari bahu kiri kebawah ketiak kanan. Jamaah umroh laki-laki  tidak boleh mengenakan celana, kemeja, tutup kepala dan terhitung tidak boleh menutup mata kaki. Penjelasan perihal dilarang selama umroh ada di bagian bawah artikel.

Bagi wanita pakaian ihram lebih bebas namun disunatkan yang berwarna putih, yang perlu menutup seluruh tubuh, jikalau wajah dan telapak tangan mereka, yang perlu tidak ada jahitan. Lengan pakaian perlu selama pergelangan tangan Kerudung yang digunakan perlu panjang, tidak jarang serta menutupi bagian Dada Baju, gaun atau rok perlu selama Tumit Memakai Kaos kaki Sepatu sebaiknya tidak bertumit dan terbuat berasal dari karet.

Baca Juga:  Cara Packing Perlengkapan Umroh
2.Tawaf

adalah mengelilingi Baitulloh/kabah 7 kali

3.Sai.

Sai dilaksanakan berasal dari sudut shafa menuju Marwah (dihitung satu kali) dan berasal dari Marwah kembali ke Shafa dihitung satu kali.

Semuanya dilaksanakan tujuh kali putaran. Sai berawal berasal dari shafa dan akan paling akhir di marwah.

4.. Tahalul. Tahalul berarti bercukur beberapa berasal dari rambut di kepala. kebanyakan dilaksanakan setelah selesai sai, sinyal bahawa kita sudah sempurna melaksanakan umroh.

5.Tertib

III. Wajib Umroh

1. Ihram (Niat Ihram berasal dari Miqot)

2. Meninggalkan yang dilarang didalam ihram sah

3.  Melaksanakan Tawaf Wada.

Tawaf wada adalah tawaf perpisahan sebelum kembali ke tanah air. Setelah Tawaf Wada kita dilarang kembali ke Masjidil Haram dan Kabah. Oleh sebab itu kebanyakan Tawaf wada dilaksanakan dini hari setelah tahajud lantas mampu dilanjutkan sholat subuh berjamaah. Setelah itu jamaah umroh mampu berkemas perlengkapan umrohnya untuk pulang ke tanah air.

Penjelasan point nomor 2 berkenaan meninggalkan yang dilarang didalam ihrom, selanjutnya ini larangan ihrom bagi jamaah umroh:

Bagi laki-laki:

1. Berpakaian yang berjahit

2. Memakai sepatu yang menutupi mata kaki

3. Menutup kepala yang sifatnya melekat di kepala seperti topi (payung diperbolehkan)

Bagi wanita:

1. Berkaus tangan (menutuptelapak tangan)

2. Menutup wajah (bercadar)

Bagi laki-laki dan wanita:

1. Memakai parfum (kecuali yang dipakai sebelum ihrom dan sudah kering sebelum memakai pakaian ihrom)

2. Memotong kuku dan bercukur atau mencabut bulu badan

3. Memburu atau menganggu atau membunuh hewan dengan cara apapun

4.  Memotong atau mengakibatkan kerusakan pepohonan tanah haram

5. Meminang, menikah atau menikahkan serta bersaksi

6.  Bercumbu atau berjimak suami isytri

7. Mencaci, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor

Demikian artikel mengenai syarat, rukun dan perlu umroh, review artikel setelah itu mengenai cara packing perlengkapan umroh.  Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *